Banyak pria tidak menyadari bahwa beberapa kebiasaan sehari-hari yang tampak sepele dapat berdampak buruk bagi kesehatan penis dalam jangka panjang. Jika terus dilakukan, kebiasaan ini dapat menyebabkan masalah serius seperti disfungsi ereksi, ejakulasi dini, hingga infeksi menular seksual.
1. Tidak Menjaga Kebersihan Penis
Penis rentan terhadap sisa urin dan bakteri, terutama pada pria yang belum disunat karena sisa urin dapat tertampung di antara kulup dan kepala penis. Jika tidak dibersihkan, area ini bisa menjadi tempat berkembang biak bakteri dan memicu infeksi.
Tips:
- Bersihkan penis dengan air bersih setelah buang air kecil
- Bagi yang belum disunat, tarik kulup perlahan dan bilas bagian dalamnya
- Hindari menahan kencing terlalu lama
2. Mengabaikan Nyeri dan Benjolan pada Penis atau Buah Zakar
Rasa nyeri atau benjolan pada penis atau buah zakar bisa menandakan masalah serius seperti varikokel, kista testis, infeksi menular seksual, atau torsi testis. Jika gejala memburuk, segera konsultasikan ke dokter spesialis andrologi atau urologi.
3. Menggunakan Produk Pembesar Penis Sembarangan
Banyak produk pembesar penis di pasaran tidak aman secara medis dan dapat menyebabkan peradangan sementara atau infeksi berat. Tidak ada cara instan untuk memperbesar penis secara permanen selain melalui prosedur medis yang diawasi dokter.
4. Terlalu Sering Terpapar Suhu Panas
Buah zakar membutuhkan suhu lebih dingin dari suhu tubuh untuk memproduksi sperma sehat. Kebiasaan seperti sauna, memakai celana ketat, atau meletakkan ponsel di saku celana dapat meningkatkan suhu skrotum dan menurunkan kualitas sperma.
5. Berhubungan Seks Tanpa Pengaman
Aktivitas seksual tanpa pengaman dengan pasangan yang tidak diketahui riwayat kesehatannya berisiko menularkan infeksi menular seksual seperti gonore, sifilis, hepatitis B, dan HIV. Infeksi ini dapat menyebabkan peradangan saluran reproduksi dan infertilitas.
6. Terlalu Lama Duduk dan Kurang Bergerak
Duduk terlalu lama menurunkan sirkulasi darah ke penis dan buah zakar, berdampak pada fungsi ereksi dan kadar hormon testosteron.
Solusi:
- Lakukan peregangan setiap 30–60 menit
- Olahraga kekuatan minimal 2 kali seminggu
- Aktivitas aerobik 150 menit per minggu
7. Membiarkan Penis Mengalami Kerusakan Tanpa Diobati
Ereksi melemah, jarang ereksi pagi, atau gairah menurun bisa menjadi tanda awal gangguan pembuluh darah, diabetes, atau penurunan hormon testosteron. Penanganan sejak dini dapat mencegah kerusakan permanen pada jaringan penis.
Dengan menghindari ketujuh kebiasaan ini, Anda telah melindungi kesehatan seksual dan reproduksi untuk masa depan.

0 Response to "Hindari Kebiasaan Sepele Merusak Penis Ini"
Post a Comment