Presiden Prabowo Subianto mengaku sedih saat harus mencopot Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana beserta dua wakilnya, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung. Ketiganya kini menghadapi proses hukum terkait dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Di hadapan ribuan penggerak MBG di Sentul, Prabowo mengungkapkan bahwa keputusan tersebut bukan hal yang mudah. Ia menyebut Dadan dan jajaran pimpinan BGN merupakan orang-orang yang selama ini dipercaya mengemban tugas penting negara.
Meski memiliki kedekatan dan kepercayaan terhadap mereka, Prabowo menegaskan kepentingan rakyat harus berada di atas segalanya. Ia mengaku teringat pesan ayahnya, Prof. Sumitro Djojohadikusumo, yang mengajarkan agar selalu berpihak kepada rakyat saat menghadapi situasi sulit.
Pernyataan ini langsung menjadi sorotan publik. Banyak yang menilai langkah Prabowo menunjukkan komitmennya untuk tetap menjalankan proses hukum tanpa intervensi, meski yang tersangkut merupakan orang-orang dekat yang pernah ia percayai.

0 Response to "Copot Dadan Hindayana, Prabowo : Saya Sedih"
Post a Comment